STTBENTARA Buktikan Iman Bisa Diukur dengan Ilmu!
“Iman itu soal perasaan. Tidak bisa diukur!” Pernyataan itu umum tapi STTBENTARA menantangnya dengan pendekatan yang berani: iman bisa dipahami, dianalisis, bahkan “diukur” melalui ilmu bukan untuk mereduksi, tapi untuk memperdalam. Di laboratorium “Spiritualitas dan Perilaku”, mahasiswa STTBENTARA bekerja sama dengan psikolog untuk mengembangkan indikator pertumbuhan rohani kedalaman doa, konsistensi pelayanan, kapasitas pengampunan, kepekaan terhadap keadilan. “Kami tidak mengukur iman seperti timbangan,” jelas Dr. Reza, dosen teologi pastoral. “Tapi kami ingin tahu: apa tanda nyata bahwa seseorang bertumbuh dalam Kristus? ” Salah satu proyek penelitian mereka menunjukkan: jemaat yang terlibat dalam pelayanan sosial memiliki tingkat kecemasan 30% lebih rendah dan rasa syukur yang lebih tinggi. Ini bukan kebetulan. Ini bukti ilmiah tentang damai sejahtera yang melampaui akal . STTBENTARA juga menggunakan analisis data un...