Dulu Pecandu, Kini Jadi Gembala Ini Peran STTBENTARA!
Dulu, Yosef hidup di lorong gelap: narkoba, judi, dan kekerasan. Ia sudah putus asa sampai suatu malam, seorang pemuda mengajaknya ke pertemuan doa kecil di gubuk pinggir kali. Di sanalah ia pertama kali mendengar: “Ada pengharapan bagi yang hancur.” Kini, Yosef adalah Gembala Jemaat di Komunitas Pemulihan Kota, dan lulusan terbaik STTBENTARA angkatan 2024. Perjalanannya tidak mudah. Saat mendaftar ke STTBENTARA, banyak yang meragukan. “Apakah mantan pecandu layak belajar teologi?” Tapi STTBENTARA percaya: panggilan Tuhan tidak melihat latar belakang, tapi kerinduan hati. Di kampus, Yosef tidak diperlakukan sebagai “kasus khusus”. Ia belajar seperti mahasiswa lain hermeneutika, sejarah gereja, pastoral konseling. Tapi pengalaman hidupnya menjadi aset teologis: ia mengerti penderitaan, keraguan, dan kerinduan akan pemulihan seperti yang tidak dimengerti banyak calon hamba Tuhan. Mata kuliah favoritnya? “Teologi Pemulihan” yang menggali kisah-kisah Alkitab tentang orang yang dipulihkan: ...